Jum'at, 30 April 2010 - 08:11 wib, okezone
JAKARTA -
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar menyatakan,
sebanyak 100 investor asing menghadiri acara Non-deal Roadshow Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Singapura dan Hong Kong beberapa
waktu lalu.
Nilai investasi yang siap dialokasikan investor asing ke sejumlah perusahaan pelat merah diperkirakan mencapai Rp100
triliun.“Respons investor asing tersebut terhadap ekonomi Indonesia
sangat positif, terutama pada kinerja BUMN yang melampaui swasta di
pasar modal,” kata dia di Jakarta kemarin.
Kementerian BUMN
mengadakan Non-deal Roadshow BUMN di dua negara tersebut pada 26-29
April. Sepuluh BUMN terlibat dalam roadshow tersebut.
Sepuluh
BUMN tersebut adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
(BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Aneka Tambang Tbk, PT
Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN),PT Jasa Marga Tbk, PT Tambang Batubara
Bukit Asam Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Krakatau Steel, dan
PT Garuda Indonesia. Dalam roadshow tersebut, Mustafa
mengatakan, kalangan investor mempertanyakan privatisasi Garuda dan
Krakatau Steel (KS).
Ada sekira 40 investor yang menghadiri
roadshow Garuda dan KS. Terkait program privatisasi melalui penawaran
saham perdana (initial public offering/IPO) pada 2011,
setidaknya 10 BUMN akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia
(BEI). Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengakui, respons 20
investor yang menghadiri roadshow perusahaan penerbangan pelat merah
tersebut cukup positif. “Responsnya bagus. Nondeal roadshow kita bagus sehingga hasilnya cukup baik,”ucapnya. (adn)(J Erna/Koran SI/rhs)



