SBY: Pertumbuhan ekonomi tahun depan 5%

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari Senin lalu mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan akan mencapai angka 5%, setelah pemerintah kembali melakukan stimulus perekonomian senilai $6 milyar.

Dalam Rapat Pleno di depan DPR, Presiden, seperti dikutip oleh Agence France-Presse mengatakan, stimulus tersebut akan memberikan defisit anggaran mencapai 1,6% PDB tahun 2010, dibandingkan dengan 2,5% PDB yang diproyeksikan untuk tahun ini.

Pemerintah akan melakukan belanja senilai Rp61,2 triliun ($6,1 milyar) untuk meningkatkan perekonomian lebih rendah, lebih rendah dari alokasi belanja tahun ini yang dipatok sebesar Rp70 triliun.

Stimulus yang dilakukan akan membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi terendah yaitu 5%.

Presiden mengatakan, Indonesia berada dalam posisi yang cukup kita dalam menghadapi krisis perekonomian yang terjadi.

"Sebagai negara dengan sistem perekonomian terbuka, Indonesia tentunya tidak terlepas dari dampak menurunnya perekonomian dunia,” kata Presiden.

“Namun, pendekatan-pendekatan yang dilakukan secara tepat dan aktif, Indonesia relatif berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan negara lain.”