Perusahaan India akan tambah investasi di Indonesia

Perusahaan India di Indonesia akan meningkatkan investasinya secara signifikan di Indonesia dalam 5 tahun mendatang, terlepas dari kejadian ledakan bom yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Hal tersebut dikatakan oleh peserta pameran perdagangan Made in India yang dimulai hari Jum’at lalu, yang dikutip oleh The Jakarta Globe.

Duta Besar India untuk Indonesia, Biren Nanda, dalam suatu acara sebelum pembukaan pameran hari Rabu lalu mengatakan, investor India melihat potensi ekonomi yang sangat besar di Indonesia, terutama dari sisi sumber daya alam dan sumber daya manusia.

“Dari 100 delegasi yang hadir, tidak satupun yang mengkuatirkan masalah keamanan,” kata Biren. “Seluruh dunia sudah mengetahui bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan upaya yang sangat hebat dalam mengendalikan kegiatan terorisme. Satu kejadian ledakan tidak akan merubah hal tersebut,” kata Biren.

Biren juga menambahkan bahwa kerjasama perekonomian antara kedua negara terlihat sangat baik. Investasi India di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 50% di tahun 2010 menjadi $6 milyar.

Menteri Perindustrian Fahmi Idris, seperti dikutip Antara mengatakan bahwa pemerintah telah mengundang India untuk membetuk perusahaan gabungan dalam bidang alat-alat tekstil dan turbin untuk program ketenagalistrikan yang akan berlangsung hingga tahun 2015.

Perusahaan-perusahaan India yang memiliki investasi yang cukup signifikan di Indonesia diantaranya adalah perusahaan baja Essar, perusahaan petrokimia Indorama dan Bajaj.