Bakrieland cari pinjaman $51juta untuk proyek properti dan jalan tol

PT Bakrieland Development sedang menyiapkan permohonan pinjaman senilai Rp500 milyar ($51 juta) dari salah satu pemegang saham utama, Avenue Capital. “Kami harap, pinjaman tersebut akan cair dalam waktu 2 atau 3 bulan,” kata Presiden Direktur Bakrieland, Hiramsyah Thaib yang dikutip hari Rabu lalu oleh The Jakarta Globe. Perusahaan akan menghabiskan Rp2,5 triliun untuk proyek properti dan jalan tol tahun ini.

Saat ini perusahaan telah mendapatkan pinjaman sindikasi senilai Rp2 triliun. Sebelumnya, perusahaan merencanakan untuk menerbitkan convertible bond senilai Rp500 milyar. Rencana tersebut akhirnya dibatalkan mengingat rumitnya proses penerbitan obligasi dan Bakrieland memutuskan untuk mencari pinjaman dengan bunga yang lebih rendah dari pemegang saham.

“Kami juga akan menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun dalam bentuk obligasi syariah atau konvensional untuk membayar hutang sindikasi,” kata Hiramsyah. Penjualan tersebut akan memperkuat posisi kas PT Bakrie Toll Road, yang memiliki beberapa proyek tol di Jawa.

Perusahaan akan meresmikan ruas tol Kanci-Pejagan sepanjang 35km untuk uji coba sebelum hari raya Idul Fitri. Pengguna sepeda motor akan dapat menggunakan jalur tersebut dengan cuma-cuma selama liburan.

Investor asal Australia dan Singapura telah menunjukkan minatnya untuk mengakuisisi 30% saham PT Bakrie Toll Road. Akuisisi ini diharapkan akan meningkatkan dana tunai perusahaan senilai Rp1 triliun.