Perusahaan perkebunan akan lakukan IPO bulan Oktober
PT BW Plantation akan melakukan penjualan saham senilai Rp1 triliun ($101,11 juta) pada IPO yang akan dilakukan pada bulan Oktober mendatang. Demikian menurut laporan The Jakarta Globe pada hari Jum’at lalu.
Perusahaan tersebut akan melepas 30% sahamnya untuk publik. Apabila berhasil, maka IPO tersebut akan menjadi yang terbesar tahun ini setelah IPO Bank BTN yang dijadwalkan pada bula Desember mendatang senilai Rp1,5 triliun.
“Kami yakin minat untuk saham-saham melalui IPO telah kembali dan harga kelapa sawit saat ini juga telah membaik,” kata Sekertaris Perusahaan BW Plantation, Kelik Irwantono.
Perusahaan akan melakukan “road show” pada bulan September. Perusahaan dan underwriter PT Danareksa Sekuritas dan PT BNP Paribas Securities Indonesia — akan mempromosikan saham-saham tersebut kepada investor institusi di Hong Kong dan
Perusahana tersebut memiliki luas lahan 95.000 hektar di Sumatra Selatan dan
Tahun lalu, BW Plantation memproduksikan 67.000 metrik ton minyak kelapa sawit dan akan meningkat menjadi 100.000 ton tahun ini. Perusahaan mencatatat penerimaan sebesar Rp514 milyar dan laba bersih Rp120 milyar tahun lalu.
Anis Baridwan, kepala pengawasan perusahaan sektor riel di Bapepam mengatakan, rencana IPO BW Plantation akan dimasukkan minggu ini.



